Senin, 11 Juni 2012

Pesepakbola Profesional Lahir Dari Sebuah Kompetisi


Kapolda Papua, Irjen BL Tobing, ketika menyerahkan trophy kepada panitia untuk diperebutkan


Disaksikan Ketua Umum Persipura Jayapura, Drs.Benhur Tommy Mano,MM

Ketua Panitia, Dominggus Rumaropen

Pengantar trophy kembali ke tempat...

Ketua Umum Persipura, saat menyerahkan satu set kaos tim dan bola

Ketum Persipura bersiap melakukan tendangan bola

Tendangan sudah dilakukan, bertanda pertandingan resmi dimulai...
“Kapolda Papua minta pemain disiplin dan junjung tinggi sportifitas”
Jayapura- Sepak bola merupakan olahraga yang sudah memasyarakat dan mendunia, dan sudah menjadi sebuah karier yang menjanjikan masa depan yang lebih baik bagi pesepakbola profesional. Tetapi untuk menjadi pesepakbola yang profesional,tidak datang begitu saja kepada seseorang, tetapi melalui sebuah proses,salah satunya melalui kompetisi.
Demikian diungkapkan  Kapolda Papua,Irjen Bikman Lumban Tobing, ketika membuka Kompetisi Divisi Utama Persipura Jayapura, di lapangan Brimob Kotaraja,Minggu(10/6) kemarin.
"Menjadi pemain top seperti Ian Kabes, Imanuel Wanggai, Boas Solossa atau pemain dunia sekelas Cristian Ronaldo dan Lionel Messi, tidak terjadi begitu saja, tetapi mereka terproses melalui sebuah kompetisi dan pembinaan yang panjang, serta disiplin terhadap diri sendiri, sehingga berhasil menjadi pemain profesional,"jelasnya.
Karena itu, Kapolda Papua selaku pembina Persipura,berharap kepada seluruh pemain yang tersebar pada 18 tim peserta kompetisi,agar menunjukkan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar,menjunjung tinggi sportifitas, dan menanamkan disiplin dalam berlatih dan bertanding,sehingga bisa dilirik oleh managemen Persipura untuk menjadi bagian dari klub yang dibanggakan seluruh rakyat Papua dan juga kebanggaan Indonesia.
Sementara itu, Ketua Panitia, Dominggus Rumaropen,S.Sos dalam laporannya menjelaskan,bahwa Kompetisi Divisi Utama Persipura ini di ikuti oleh 18 tim, yaitu RBC Deplat, PS.Slibers, PSK Kayu Pulo,Tunas Muda Hamadi,PS.Kus-Kus, PS Ciput Kotaraja, PS.Maren, PS.Cenderawasih, PS.Venus, Volta PLN, Harput Abepura, Koteka Putra, Beringin Putra, Trikora Jaya, Persewans Waena, Megapura Star, POP Polda dan Hanasko Abepura.
Kompetisi ini akan memperebutkan piala tetap Kapolda Papua dan piala bergilir Ketua Umum Persipura Jayapura,selain itu para juara juga akan diberikan uang pembinaan sebesar Rp 6 juta untuk juara I,Rp 5 juta juara II, Rp 4 juta untuk juara III dan Rp 3 juta bagi juara IV. Selain itu, ada penghargaan lain kepada top skore,pemain terbaik dan klub terbaik.
Tujuan kompetisi ini kata Rumaropen, sebagai ajang mencari bakat-bakat pesepakbola yang handal, untuk selanjutnya akan direkrut masuk ke dalam tim Persipura Jayapura di waktu yang akan datang.
“ Kompetisi ini akan dipantau oleh para pemandu bakat dan juga oleh pelatih Persipura Jaksen F Tiago dan timnya, tentunya yang menunjukkan performa terbaik dan mempunyai bakat yang luar biasa, pasti punya peluang untuk menjadi bagian dari tim Persipura Jayapura di waktu mendatang,” ungkap Rumaropen.
Sebelum berlangsungnya laga pembuka, terlebih dahulu diserahkan piala-piala yang akan diperebutkan dari Kapolda kepada Ketua Panitia, selanjutnya Ketua Umum Persipura yang juga Walikota Jayapura ini, membuka pertandingan pembukaan antara PS. Cenderawasih melawan PS.Slibers dengan menendang bola dari titik tengah lapangan.(yom) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar