Friday, April 23, 2010

Puluhan Anak Di Roufaer Diduga Terserang Wabah ISPA



“ 12 Anak Meninggal Dunia, Lainnya dalam kondisi Kritis”

Jayapura- Puluhan anak di Distrik Roufaer diduga terserang wabah penyakit, dalam satu bulan terakhir ini, tercatat ada 12 orang anak telah meninggal dunia, dan beberapa anak dalam kondisi kritis berada di kampung, sedangkan lainnya telah dievakuasi ke Jayapura oleh pesawat cesna milik Tariku Aviation. Demikian diungkapkan tim peneliti dari Yayasan Lingkungan Hidup Papua, kepada pacific post, di Kotaraja, Kamis( 23/4 ) kemarin
Tim Yali Papua yang baru saja tiba di bandara sentani setelah melakukan penelitian study plaminieri di Kampung Kustra Distrik Mamberamo Tengah Timur menjelaskan, bahwa kondisi tersebut mereka temukan di Kampung Kustra dan Noyadi, di tambah dengan informasi langsung sejumlah masyarakat yang berasal dari Kampung-Kampung sekitar.
“ Kepala Desa Eri menggungkapkan ada 12 anak yang sudah meninggal dunia, mereka bingung untuk mengatasi anak-anak lainnya, karena tidak ada dokter. Bahkan pada pertemuan langsung dengan Bupati di Kampung Noyadi, Senin( 19/4 ) lalu, persoalan itu sudah disampaikan, tapi belum juga ada dokter yang ke sana,” tandas Nafli Lessil, salah satu staf peneliti Yali Papua.
Dijelaskan, timnya melihat sendiri bagaimana orang tua di Kampung Noyadi menggendong anak mereka sambil membujuk untuk melawan penyakit yang mirip sesak asma atau sesak napas itu.” Mereka seperti terserang ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Akut ),” ungkap Nafli.
Tidak saja tim Yali Papua, pilot pesawat cesna Tariku Aviation, Mr El Grengerich, juga mengakui hal serupa. Pilot yang biasa melayani rute penerbangan misi ke kampung-kampung sekitar Distrik Roufaer dan Mamberamo Tengah Timur, bahkan meminta tolong kepada tim Yali Papua, kalau sekiranya memiliki mitra dengan dokter atau rumah sakit, kiranya bisa segera membantu mengatasi persoalan yang sedang dihadapi masyarakat di sana,
“ Kalau ada dokter yang bersedia, saya siap mengantarkan,” kata Pilot El yang ditirukan Nafli.Pilot El mengkuatirkan jika kasus ini tidak segera ditangani oleh tim medis, kemungkinan akan banyak anak-anak yang jatuh korban.
Hingga berita ini diturunkan, Direktur Eksekutif Yali Papua, Bastian Wamafma SE, beserta tim Yali Papua sedang berupaya mencari dokter yang siap dan bersedia untuk dimintai pertolongannya. “ Kalau ada dokter, kami akan koordinasikan dengan pihak Tariku Aviation, sehingga pertolongan bisa segera diberikan kepada masyarakat di sana,” jelas Bastian Wamafma.(yomo)

Thursday, April 22, 2010

Sungai Taritatu Meluap, Puluhan Rumah Di Mamberamo Hulu Tenggelam


Dabra- Puluhan warga di kampung Dabra 1 dan Dabra 2 Distrik Mamberamo Hulu, Kabupaten Mamberamo Raya terpaksa mengosongkan rumah dan mengungsi ke tempat lain, akibat meluapnya air dari sungai Taritatu ( Mamberamo ), dan menenggelamkan puluhan rumah yanRata Penuhg berada di sepanjang bantaran sungai.
Dari pantauan pacific post, Rabu(21/4 ) lalu, luapan air sungai Taritatu ini telah menenggelamkan puluhan rumah di kompleks Papasena, kompleks perkampungan Baso dan sejumlah rumah milik warga Dabra 1 dan Dabra 2, bahkan batas air sudah hampir melewati sejumlah atap rumah. Balai Desa yang baru saja di bangun, juga terancam tenggelam, kini air telah mencapai seperempat bagian dari bangunan itu.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dari keadaan yang ditimbulkan oleh peristiwa alam ini. Namun, kondisi ini, selain telah mengancam pemukiman penduduk, juga telah memutuskan hubungan jalan darat dari Dabra 1 ke Dabra 2, dan sebaliknya. Sehingga aktifitas pelajar SD dan SMP di daerah ini juga sedikit terhambat, Apalagi, letak sekolahnya di Dabra 1, sementara banyak pelajar dan guru bermukim di Dabra 2.
Menurut beberapa warga setempat yang diwawancarai, menuturkan, bahwa banjir tahunan memang selalu terjadi setiap tahun, namun tidak seburuk yang dihadapi saat ini.” Setiap awal-awal tahun, biasa air naik, tapi tidak separah ini, banjir kali ini sama seperti 7 tahun lalu,” jelas Otis Foisa.
Kondisi ini telah melumpuhkan aktifitas masyarakat sehari-hari, baik untuk berburu ikan dan buaya, juga melumpuhkan aktifitas social lainnya. Orang lebih memilih tinggal di rumah, dan mengharapkan air sungai cepat surut, sehingga mereka bisa beraktifitas. Sementara ini, hanya warga yang memiliki perahu yang dapat melakukan aktifitas transportasi dari dabra 1 ke dabra 2 dan sebaliknya.
Diperkirakan air akan surut pada awal bulan Mei, sebagaimana yang terjadi pada 7 tahun lalu. “ Mungkin air akan turun pada awal bulan ini, seperti yang terjadi pada 7 tahun lalu, air naik sampai disini ,” jelas Otis , sambil menunjukkan batas terakhir ketinggian air di rumahnya yang berjarak 100 meter dari bantaran sungai Taritatu. (yomo)

Thursday, February 25, 2010

Head To Head Persipura vs PSM



22-10-2009 Super Liga PSM Makassar 1 - 1 Persipura Jayapura
07-05-2009 Super Liga Persipura Jayapura 5 - 0 PSM Makassar
10-08-2008 Super Liga PSM Makassar 1 - 1 Persipura Jayapura
26-08-2007 Divisi Utama PSM Makassar 0 - 1 Persipura Jayapura
07-04-2007 Divisi Utama Persipura Jayapura 2 - 0 PSM Makassar
09-05-2006 Divisi Utama Persipura Jayapura 1 - 0 PSM Makassar
22-01-2006 Divisi Utama PSM Makassar 1 - 1 Persipura Jayapura
04-09-2005 Divisi Utama Persipura Jayapura 2 - 0 PSM Makassar
21-05-2005 Divisi Utama PSM Makassar 2 - 1 Persipura Jayapura
28-11-2004 Divisi Utama PSM Makassar 0 - 0 Persipura Jayapura

Wednesday, February 24, 2010

PERSIPURA 1, JEONBUK 4 PELAJARAN DARI KOREA


"Saya minta maaf karena Persipura hanya bisa bermain seperti ini," kata Jacksen.

JAKARTA - Meski sempat memberi perlawanan ketat di babak kedua, Persipura Jayapura tak mampu mengatasi perbedaan kualitas permainan saat melawan tim asal Korea Selatan, Jeonbuk Hyundai Motors, pada laga penyisihan Grup F Liga Champions Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, kemarin. Dalam pertandingan perdananya di tumamen internasional itu, Persipura akhirnya takluk 1-4 kepada Jeonbuk.

Gelandang Jeonbuk, Kim Seung-yong, membuka keunggulan timnya melalui titik penalti pada menit ke-16. Pemain tengah Jeonbuk, Lovrek Kruno, makin memperbesar keunggulan dengan sukses mencetak hat trick dengan golnya pada menit ke-25, 66, dan 86. Sedangkan satu-satunya gol balasan Persipura dicetak oleh Ian Kabes pada menit ke-67 melalui tembakan keras.

Pelatih Persipura, Jacksen E Tiago, meminta maaf kepada suporter Persipura yang sudah datang ke stadion dan masyarakat mdonesia karena kegagalan timnya. "Meski kalah, saya yakin banyak dukungan dari masyarakat karena kami tampil di tumamen internasional. Karena itu, saya minta maaf karena Persipura hanya bisa bermain seperti ini," katanya.

Jacksen mengatakan timnya tampil kurang percaya diri dan banyak melakukan kesalahan, terutama pada babak pertama. "Seperti ada dua tim Persipura di sini .Yang main di babak pertama itu sangat mengecewakan, sedangkan di babak kedua bisa tampil lebih menarik," kata Jacksen.

Lemahnya koordinasi membuat Persipura memang lebih banyak ditekan pada babak pertama. Sementara itu, pada babak kedua, justru Jeonbuk yang berbalik diserang terus. "Permainan kami di babak pertama memang tidak jalan. Banyak pergerakan dan operan yang gagal," kata pelatih asal Brasil itu. Menurut Jacksen, Jeonbuk bisa bermain lebih efisien dan mampu mengatasi Persipura. "Mereka jelas lebih tajam (menyerang). Pertandingan ini jadi pelajaran penting bagi Persipura untuk ajang internasional," katanya.

Adapun pelatih Jeonbuk, Choi Kang-hee, mengaku puas atas kemenangan perdana yang didapat
timnya. Ia mengakui permainan Persipura berkembang dan membuat Jeonbukkesulitan pada babak kedua. "Ditambah lagi cuaca di sini sedang panas, sedangkan di Korea masih sisa musim dingin jadi agak sulit adaptasi," kata dia.

Choi mengatakan dua gol di babak pertama sangat membantu timnya untuk bermain di babak kedua, yang jelas lebih banyak ditekan Persipura. Meski menang, Chong mengakui ada beberapa kekurangan dalam permainan timnya, termasuk operan yang tidak bagus. "Tapi itu masih bisa dibenahi, yang penting sekarang kami bisa dapat tiga poin dulu," kata dia.

Adapun pada pertandingan lain di.Grup F, tim asal Jepang, Kashima Antlers, sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas tamunya, kesebelasan asal Cina, Changchun Yatai FC. Gol Kashima dicetak oleh pemain tengah Nakata Koji pada menit ke-42. Gunaumjmrnxa

Tuesday, June 2, 2009

Supiori Taklukan Mappi 2-1

Jayapura- Pertandingan antara PS Embun Supiori versus Persimap Mappi dalam lanjutan kompetisi sepak bola Divisi III PSSI Zona Papua, yang berlangsung di lapangan Brimob, kemarin, merupakan pertandingan penghibur, pasalnya kedua tim ini sudah lebih dulu dipastikan masuk kotak, dan kalah bersaing dengan Persikimo, Persikeer Keerom serta Persewar Waropen.
Sehingga pada pertandingan tersebut, walaupun PS Embun Supiori menang 2-1 atas Persimap Mappi, melalui 2 Gol Barto N pada menit 48 dan 90, kemudian gol balasan Mappi yang dicetak Yulianus M menit 65, tetap tidak dapat mengubah klasemen yang saat ini dipegang Persikimo, di susul Persikeer Keerom dan Persewar Waropen ( Lihat Klasemen ).
Meski demikian, Manager PS Embun Supiori, George Warikar tetap bangga atas penampilan anak-anak dari Supiori." Kami akan tetap bermain dengan sportif dan penuh percaya diri, walaupun peluang kami tidak ada," tegas Manager PS Embun Supiori, George Warikar.
George mengakui, meskipun timnya menuai hasil buruk pada tahun ini, tetapi dirinya melihat ada peningkatan yang signifikan dari anak-anak Supiori." Mereka memiliki teknik dan kecepatan yang sama, hanya kurang pengalaman bertanding, sehingga mereka baru teruji pada pertandingan kali ini. Saya optimis, ke depannya kita akan lebih baik," tandas George Warikar.
Sementara itu, pelatih Persimap, Nico, juga mengungkapkan hal yang sama. " Saya bangga, bermaterikan pemain asli Mappi yang masih muda-muda, namun dapat memberikan perlawanan yang luar biasa. Hanya saja, kami belum beruntung pada iven tahun ini," jelasnya.(yomo)


Jadwal ,Hasil dan Klasemen Divisi III PSSI Zona Papua 2009
1. Selasa, 26 Mei 2009 : Persimap vs Persewar ( 1- 3 )
2. Rabu, 27 Mei 2009 : PS Embun Supiori vs Persikimo ( 1- 2 )
3. Kamis, 28 Mei 2009 : Persikeer vs Persimap ( 2 -1 )
4. Jumat, 29 Mei 2009 : Persikimo vs Persewar ( 1- 1 )
5. Sabtu, 30 Mei 2009 : Supiori vs Persikeer ( 1- 2 )
6. Minggu, 31 Mei 2009 : Persimap vs Persikimo ( 3- 4 )
7. Senin, 01 Juni 2009 : Persewar vs Persikeer ( 1- 1 )
8. Selasa, 02 Juni 2009 : Persimap vs Supiori ( 1- 2 )
9. Rabu, 03 Juni 2009 : Persikeer vs Persikimo ?
10. Kamis, 04 juni 2009 : Persewar vs Supiori ?

Klasemen Sementara per 2/6- 2009
1. Persikimo 3 2 1 0 7-5 7
2. Persikeer 3 2 1 0 5-3 7
3. Persewar 3 1 2 0 5-3 5
4. Supiori 3 1 0 2 4-5 3
5. Persimap 4 0 0 4 6-10 0

Persikeer Keerom Berpeluang Ke Putaran Berikut


Jayapura- Manager Persikeer Keerom, Everth Baransano SH memberikan apresiasi yang tinggi kepada pasukannya, karena telah menunjukkan permainan bola yang menarik untuk ditonton. Penampilan Persikeer Keerom musim ini, dinilai mengalami peningkatan di banding tahun-tahun sebelumnya, sehingga dirinya optimis, Persikeer Keerom akan melangkah mulus ke putaran berikut.
“ Saya bangga dan kagum melihat penampilan mereka, sangat luar biasa. Melihat penampilan dan hasil yang mereka raih ini, saya optimis Keerom akan lolos ke putaran selanjutnya,” tandas Evert Baransano yang juga selaku Ketua Harian Pengcab PSSI Kabupaten Keerom ini.
Everth yang saat ini dipercayakan menjadi salah satu staf ahli Bupati Kabupaten Keerom ini menegaskan, jika penampilan anak-anak Keerom ini dapat dipertahankan dan tetap konsisten sepanjang pertandingan, dirinya yakin Persikeer akan menjadi yang pertama pada Kompetisi Sepak Bola Divisi III PSSI Zona Papua 2009 ini.
Ungkapan yang sama juga datang dari sang pelatih, Piet Hein Pikindo. Dirinya merasakan kebahagiaan tersendiri, karena melihat perjuangan anak asuhnya yang tanpa pamrih dan tanpa kenal lelah berjuang habis-habisan demi sebuah permainan yang menarik dan menguntungkan.” Saya bangga, anak-anak bermain sangat luar biasa,” ungkapnya.
Meski demikian, dirinya tetap mengingatkan kepada pemainnya untuk tetap tenang dan tidak over concident, karena masih ada laga krusial yang menjadi penentu langkah mereka ke putaran berikut. Dirinya berharap, pada pertandingan terakhir nanti, pasukannya dapat meraih hasil yang optimal.(yomo)