Minggu, 30 Januari 2011

Bukti Kejelian Jakson Tiago

Jayapura- Andaikan Jakson Tiago tidak menurunkan Lukas Mandowen, Tinus Pae dan Yohanes Tjoe mungkin hasil akhir pertandingan Persipura vs Sriwijaya FC akan lain. Bukannya menang, tetapi mungkin kalah dari Sriwijaya FC yang sempat unggul 2-1. Namun tindakan cepat dan tepat berhasil diambil oleh Jacko, dengan menarik keluar Rahmad Rivai, Gerald Pangkali dan Imanuel Wanggai dan memasukkan Lukas Mandowen, Tinus Pae dan Yohanes Tjoe. Tiga pemain inilah yang mampu merubah keadaan sehingga Persipura berhasil memenangkan pertandingan itu dengan skor 3-2.
Jackson kepada pers mengatakan bahwa apa yang dilakukannya adalah untuk memberi kesempatan kepada pemain yang lain untuk membuktikan kualitasnya dan menjawab kegelisahan yang sedang terjadi, dan hal itu berhasil ditunjukkan oleh para pemain pengganti. Jakson bahkan memberi apresiasi yang tinggi terhadap ketiga pemain ini yang mampu memberikan hasil yang memuaskan bagi seluruh pencinta Persipura.
Masuknya Yohanes Tjoe menggantikan Imanuel Wanggai dinilai sebagai pergantian yang tepat, karena ketika Imanuel mengalami cedera di masa kritis, seharusnya Kristian Uron yang mengisi posisi itu, tapi ternyata tidak, Jakson memilih Yohanes Tjoe. Luar biasa, pergantian itu ternyata diluar dugaan, mampu mengantarkan Persipura merubah keadaan,hanya dalam tempo sepuluh menit Persipura mencetak 2 gol dan mengunci kemenangan itu dengan skor 3-2.( yomo ) 

Taklukan Sriwijaya, Persipura Makin Mantap Di Puncak

Jayapura- Persipura kembali menoreh hasil menggembirakan, setelah sebelumnya menang dengan susah payah dari tim tangguh Persija Jakarta, Boas Solossa cs kembali mengatasi lawan berat lainnya, yakni Sriwijaya FC, dengan skor 3-2 pada pertandingan lanjutan Liga SUper Indonesia yang berlangsung di lapangan Mandala, Jayapura, Minggu ( 30/1 ) kemarin.
3 gol Persipura dicetak oleh Boas Solossa melalui titik finalti babak pertama, dan dua gol lainnya dicetak oleh Tinus Pae dan Lukas Mandowen. Sedangkan 2 gol Sriwijaya FC dicetak oleh Okto Maniani dan Rudi Widodo.
Dengan hasil ini, Persipura Jayapura kian kokoh dipuncak klasemen sementara ISL dengan poin 29, dari 11 kali main, 9 kemenangan, dua kali seri dan tidak pernah terkalahkan dan telah memasukkan 34 gol dan baru kemasukkan 8 gol. Semen Padang terus membuntuti Persipura dengan poin 27 dari 12 kali main.
Pada pertandingan babak pertama,di sepuluh menit awal Persipura memiliki 3 peluang emas,satu diantaranya dimiliki oleh zah rahan,namun umpan cantik dari ian kabes itu ditendang melambung di atas mistar gawang yang dijaga Ferry Rotinsulu. Tercatat ada sekitar 3 peluang emas yang disia-siakan Zah Rahan pada babak pertama.
Satu umpan terobosan yang diberikan kepada rahmat rivai hampir menjadi gol,namun Rahmat terlanjur dijatuhkan oleh bek belakang Sriwijaya,wasit memberikan hadiah pinalti. tak disia-siakan oleh Boas Solossa, membawa Persipura leading 1-0.
Namun pada menit 41 Sriwijaya FC berhasil menyamakan skor 1-1 lewat tandukan Okto Maniani. Hingga usai babak pertama, skor imbang 1-1.
Pada babak kedua Sriwijaya FC berhasil membuat kejutan, pada menit 64 Rudi Widodo berhasil menggetarkan jala gawang Persipura yang dikawal Yoo Jae Hoon, Sriwijaya leading 2-1. Walau sempat membuat panik para pemain Persipura, namun dengan cepat Jakson Tiago mengambil tindakan, ia menarik keluar Rahmad Rivai digantikan Lukas Mandowen,Gerald Pangkali keluar digantikan Tinus Pae dan Imanuel Wanggai keluar digantikan Yohanes Tjoe. Pergantian ini cukup efektif, melalui tiga pemain pengganti inilah, Persipura akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit 82 melalui gol Tinus Pae yang mendapat umpan Yohanes Tjoe dan gol penentu kemenangan Persipura yang dicetak Lukas Mandowen pada menit 89. Walau Ivan Kolev juga menggantikan sejumlah pemainnya, namun tidak mampu merubah keadaan, dan hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan akhir 3-2 untuk Persipura Jayapura.
Jakson Tiago usai laga itu mengatakan jika penampilan anak asuhnya masih belum maksimal, namun kemenangan yang diraih kemarin, cukup memberi semangat dan motivasi untuk menghadapi laga berikutnya melawan Persib Bandung. Sementara itu Ivan Kolev mengaku kalau timnya sebenarnya bisa memenangkan pertandingan tersebut jika mampu mengikuti intruksinya untuk tetap bermain terbuka, tetapi sebaliknya setelah leading 2-1 pemainnya bermain bertahan, akhirnya mereka bisa kebobolan 2 gol, dan harus menerima kekalahan itu.( yomo )

Selasa, 25 Januari 2011

Kalahkan Barito Putra, Persidafon Kokoh Di Puncak

Ernest Jeremiah dikawal ketat pemain belakang Barito Putra. Persidafon menang 2-1.

Jayapura- Persidafon Jayapura kian memantapkan posisinya di peringkat pertama klasemen sementara Divisi Utama Liga Thipone Grup III, setelah berhasil menaklukan lawannya Barito Putra dengan skor 2-1, saat bermain di stadion Barnabas Youwe, Selasa ( 25/1 ) kemarin.
Dua gol Persidafon, masing-masing dicetak oleh Patrik Wanggai pada menit 20 dan Eduard Ivakdalam pada menit 61. Sementara gol balasan Barito Putra dicetak oleh strikernya Sugeng Wahyudi pada menit 71.Dengan hasil tersebut Persidafon kian kokoh di puncak klasemen grup III Liga Tiphone dengan poin 25 dari hasil 10 kali main, menang 8 kali, se-kali kalah dan se-kali seri, memasukkan 21 dan kemasukan 6 gol. Sementara tim yang membuntuti di belakang Persidafon, yakni  Persiba Bantul dengan poin 17.
Dari jalannya pertandingan kemarin, baik pada babak pertama maupun babak kedua,nampak  performa kedua tim cukup seimbang. Meski didukung ratusan pendukun Persidafon, tidak membuat getir para pemain Barito, mereka bermain lepas dan sempat membuat pendukung Persidafon spot jantung, tapi untungnya penyerang Persidafon mampu memanfaatkan peluang dengan baik, sehingga berhasil meraih poin penuh di kandangnya.
Pelatih Barito Putra Salahudin dalam sesi tanya jawab dengan wartawan mengungkapkan, bahwa meski timnya telah bermain baik, namun keberuntungan masih berpihak kepada Persidafon.” Kami hanya kurang beruntung saja, anak-anak sudah bermain baik, hanya penyelesaian akhir yang tidak ada, sehingga keberuntungan itu jatuh ke tim Persidafon,” jelasnya.
Sementara itu, pelatih Persidafon Agus Yuwono mengakui, kalau lawan yang dihadapi bermain cukup disiplin, tapi untungnya Patrik Wanggai dan Eduard Ivakdalam bisa memanfaatkan peluang dengan baik, sehingga Persidafon sukses meraih 3 poin. “ Anak-anak mungkin kelelahan setelah melakoni 3 partai away dalam waktu yang sempit, sehingga hari ini ( kemarin ) tampak kelelahan,” ujar Agus.
Agus berharap untuk menghadapi pertandingan berikut, anak-anak tim berjuluk gabus sentani ini bisa kembali pada performa terbaiknya, sehingga bisa memberikan yang terbaik lagi kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura. ( yomo )